SURAT UNTUK UMMI

Mama,…… Mami, ……..Ibu,……. Bunda,……! dengan sebutan apapun

Anda memanggil perempuan mulia yang telah melahirkan anda, dengan pertaruhan nyawanya, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, besedih bahkan menangis saat kita sakit, setia dan berbakti pada keluarga, Hidupnya benar-benar didedikasikan untuk keluarganya.

Saya sendiri memanggil perempuan mulia ini

“EMMI” (serapan tak jelas dari kata UMMI) .

tuLisan ini special ku dedikasikan untukmu, emmiku sayang!

Beberapa teman sempat cemburu karena keberuntunganku memilikimu, Seorang teman bahkan pernah menyebut ibu mereka sendiri seperti singa, saat membandingkan & mengetahui masih ada ibu sebaik emmi,

Dia benar Mi’,

saya lupa! kapan terakhir emmi memarahi saya, sampai sekarang saya bahkan mempertanyakan apakah memang emmi pernah memarahi saya atau kesembilan anak-anak emmi yang lain.

Sembilan….Teman…. maaf sepuluh dengan saya !, bukan jumlah yang sedikit untuk bisa membuat kita tetap konsisten untuk tidak pilih kasih, sepuluh anak dengan sepuluh karakter, sepuluh anak dengan sepuluh kenakalan,

Tapi,

Subhanalloh!

Ummi dengan ketabahan dan kesabarannya membesarkan kami semua tanpa pernah membuat kami cemburu satu sama lain.

Emmi, perempuan dengan hati terlembut sedunia telah menghadapi sepuluh kenalan dengan berbagai tingkat, dari kenakalan standar sampai pada yang akut sekalipun,

tahukah anda! …. emmi menghadapi semua itu dengan nasihat tanpa terlihat sedikitpun kemarahan diwajahnya._ saya bahkan meragukan kalau emmi bisa marah.

Saya teringat saat kakak saya yang keempat, satu kali pulang pagi karena sesuatu yang sebenarya jelas, pagi nya emmi menasihati sambil nangis karena semalaman tidak bisa tidur didera kekhawatiran yang amat sangat.

Jenis Kenakalan yang benar-benar nakal dan tidak berotak dilakoni oleh dua kaka’ masing-masing yang ketujuh dan yang kesembilan,

Ya kurang ajarlah, ya Maboklah, dan jarang pulang kerumah, DAN…….Emmi Hanya bisa menasihati mereka, dengan nasihat yang sbenarnya “Dalam”, tapi memantul sempurna ditelinga kakak2q itu.

aPakah Emmi kurang tegas?!!

TIDAK!

Emmi tau benar kemarahan tidak akan merubah mereka dan memang seperti itulah karakter ummiq, Sabar dan Tabah.

‘ KESETIAAN”,

———————(Due to Something…this  Paragraph’s deleted)——–

Emmi adalah perempuan mulia dengan seribu maaf, sejuta cinta dan kasih sayang, serta kesabaran, ketabahan, kesetiaannya yang tak ternilai.

Sampai sekarang pun emmi menjadi seorang isteri dan perempuan yang_paling tidak menurutku sendiri_sempurna bagi kami.

BIG LOVE FOR EMMI

1 Komentar (+add yours?)

  1. arhamkendariari
    Feb 03, 2012 @ 15:26:04

    subhanallah. Sepertinya kita memiliki karakter keluarga yg sama. Ibu yg anti galau menghadapi 10 orang anak, dgn dua anak yg bengal. Wow, what a small world. Ini kebetulan yg mengagumkan! Serta bapak yang juga pernah, ahh.. sudahlah bapakku sudah tenang di “sana”🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: